Buat Apa Sih Menulis?

Buat apa sih menulis? Jika pertanyaan itu ditujukan kepada kita tentu jawabannya bisa sama, bisa pula berbeda. Mungkin ada yang mengatakan menulis itu untuk mengungkapkan pikiran, untuk berbagi pengetahuan, untuk mendapatkan honorarium menulis atau untuk mengungkapkan perasaan yang gundah gulana (”galau” istilah gaulnya saat ini). Untuk yang suka menulis fiksi mungkin akan mengatakan untuk mewujudkan cita-citanya menjadi penyair, cerpenis atau novelis. Atau untuk menjadi seorang milyuner seperti Joanne Kathleen Rowling (JK Rowling) pengarang novel Harry Potter yang sangat fenomenal itu. Dan saya sendiri pun sedikit banyak ada terbersit keinginan menjadi penulis. Entah penulis apa, karena sampai saat ini tulisan-tulisan saya masih belum fokus ke jenis tulisan apa dan mungkin secara kualitas masih jalan di tempat. :) hehehe.

Tapi, setelah membaca tulisan pak Budi Rahardjo yang mengutip pendapat budayawan Emha Ainun Nadjib seperti ini :
Dalam hal menulis, Cak Nun berpinsip menulis bukanlah untuk menempuh karir sebagai penulis,  melainkan untuk keperluan-keperluan sosial.

Saya pun jadi berpikir, ternyata menulis itu bukanlah tujuan akhir dari sebuah pencapaian kepenulisan. Jika ingin menulis, menulis saja tanpa harus diniatkan untuk meraih sesuatu semisal materi, popularitas atau pun predikat sebagai penulis. Karena semua itu hanyalah efek dari proses menulis, bukan tujuan.

Bagaimana dengan anda?

***

 

This entry was posted in Catatan Harian. Bookmark the permalink.

6 Responses to Buat Apa Sih Menulis?

  1. Titik Asa says:

    Tentang menulis, ah betul juga. Saya menulis di blog ya hanya menulis saja. Tiada satu tata aturan menulis yang saya ikuti. Hanya menulis atau menuangkan kembali dari apa yang saya temukan dan perhatikan.

    Jadi, mari membuatnya lebih sederhana. Tetap menulis…

    Salam persahabatan selalu,

  2. Heri Purnomo says:

    Seperti itu yang saya rasakan Pak, jika dibebani oleh keinginan2 lain, kadang menulis itu justru terasa berat. Ya, mari menulis saja ya Pak, meski sederhana tapi itulah diri kita.

    salam persahabatan kembali.
    HP

  3. Ely Meyer says:

    kalau aku nulis krn bikin hati senang, belum mikir yg lainnya

    yg ke dua kali kucoba langsung kebuka deh blognya, kenapa yg pertama tadi lama amat ya ? :roll:

  4. Heri Purnomo says:

    yang ke dua mungkin sudah dapat separoh jalan terdownload di memory Bu.
    jadi tinggal lanjutin sisanya. :)
    makasih sudah berkunjung bu Ely.

  5. prih says:

    Menulis karena saya kurang bisa menulis, sederhana sekali ya. Selamat terus menulis ya. Terima kasih berkenan berkunjung ke kebun sederhana. salam

  6. Heri Purnomo says:

    sama-sama bu Prih. saya juga senang bisa berkenalan dengan bu Prih.
    selamat menulis.
    salam kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Follow Me